Kolesterol adalah lemak di dalam tubuh manusia yang berwarna kekuningan dan berbentuk seperti lilin. Kolesterol diproduksi oleh tubuh terutama di lever (hati). Tubuh memerlukan kolesterol untuk membuat:
- Hormon seks yang sangat penting bagi perkembangan dan fungsi organ seksual.
- Hormon korteks adrenal (hormon yang dihasilkan bagian luar anak ginjal) yang penting untuk metabolisme dan keseimbangan garam dalam tubuh.
- Vitamin D yang berguna untuk menyerap kalsium bagi tubuh.
- Garam empedu yang membantu usus menyerap lemak di dalam tubuh.
Kadar kolesterol yang tinggi dalam darah menjadi salah satu indikator adanya penyakit jantung koroner. Orang yang berkadar kolesterol 200-400 mg% di dalam darahnya beresiko terkena penyakit jantung koroner 2 kali lebih besar dan meningkat sampai 4 kali bila mencapai 300 mg%. Jumlah normal kolesterol dalam darah adalah 170-200 mg%. Peningkatan kadar kolesterol dalam darah disebabkan oleh konsumsi lemak jenuh yang berlebihan, sedangkan pengkonsumsian lemak tak jenuh yang terdapat dalam minyak nabati, sepeti minyak jagung, dan minyak kedelai, relatif kecil.
Salah satu cara menurunkan kadar kolesterol dalam darah adalah mengurangi konsumsi lemak hewani atau makanan lain yang mengandung kolesterol, seperti otak babi (2984 mg), otak sapi (2329 mg), telur ayam (830 mg), hati ayam (716 mg), daging kalkun (710 mg), telur burung puyuh (619 mg), hati sapi (547 mg), daging babi (403 mg), daging bebek (320 mg), lemak babi (215 mg), udang (202 mg), kepiting (135 mg), dan ikan sotong (127 mg).
Penebalan dinding pembuluh nadi terjadi karena endapan lemakmpada lapisan dalam dinding pembuluh nadi. Endapan lemak ini akan diselimuti jaringan ikat fibrosa. Jika pengendapan lemak ini terjadi pada dinding pembuluh darah koroner, aliran darah ke jantung berkurang sehinggan menyebabkan penyakit jantung koroner. Penebalan dinding pembuluh nadi dapat pula merusak pembuluh nadi utama pada tungkai dan menyerang otak sehingga mengakibatkan stroke. Arteriosclerosis (pengerasan pembuluh nadi) juga sering ditemukan pada orang dewasa di atas usia 40 tahun yang memiliki gaya hidup kota modern.
Adapun tumbuhan yang dapat digunakan untuk menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh adalah jamur lince, jamur hioko, kacang cuka, wortel, ginkgo biloba, kiwi, apel, rumput laut, jamur kuping hitam, daun ceremai, terung ungu, jamur putih kering, bawang putih, kembang tahu, tahu, tempe, dan kedelai.
